Konon, menurut syahibul hikayat bila suatu negara ketahuan sedang dalam keadaan lemah, negara tersebut pasti akan segera diserang oleh bangsa lain. (ok, jangan dipercaya kebenarannya, itu cuman ngarang-ngarang doank kok.) Tapi sungguhan sih, kalau awakmu sedang dalam kondisi lemah hati, capek pikir, ngenes abis diputus. Adalah baik kiranya jika disimpan saja dalam hati saja. “Lha terus aku lak jadi stress cya lama-lamaa?!” pertanyaan yang bagus, tapi aku lak belom slese nulis…
Salurkan ke-sumpekan itu dengan kegiatan yang positif. Kegiatan yang positif itu nggak harus mahal atau beramal bagi-bagi sembako ke pengungsi di Yordania, yang gampang aja lah.. ini tak kasi beberapa alternatip:
1. Gebukin kasur yang lagi dijemur (kasur bisa di ganti bantal/guling)
–> emosi tersalurkan, tidur juga lebih enak.
2. Jogging/renang/ngeGym membabi buta
–> percaya deh, abis ngeluarin keringet, pasti laper, abis itu ngantuk. Kepikiran? hedehh… orang udah capek, lihat kasur aja kayak di hipnotis, gimana bisa kepikiran?!
3. Coba-coba resep baru
–> suka makan? harus bisa masak lah kalo gitu dikit2. Nggak bisa masak? Cui, masak itu lebih butuh niat dari pada bakat, percayalah apa kata anak kosan!
4. nonton film-film yang memacu semangat.
–> disarankan jangan nonton Hachiko, Lassie dan Marley and me. you are doomed my friend.
Intinya, tahun baru mungkin memang sama aja sama kayak hari-hari sebelumnya, resolusi bisa gagal dan gak ada yang menjamin hari esok bakalan lebih oke. Tapi memulai tahun yang baru dengan berpikir positif itu adalah salah satu jaminan hari depan yang lebih cerah. Percaya aja, what doesn’t kill you, makes your stronger.
Be brave! Be good! Happy New Year everybodeehh!